KREATIF !!! Rambu Tengkorak Ingatkan Pengendara di Jakarta

Posted On 9 September 2009

Filed under Serba-serbi

Comments Dropped leave a response

Lima buah rambu bergambar tengkorak dan belasan spanduk berisi imbauan tertib lalu lintas dipasang di wilayah Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (8/9). Spanduk itu dipasang karena dalam bulan Agustus, angka kecelakaan di Jakarta Utara cukup tinggi.

Tercatat selama Agustus telah terjadi 99 kasus kecelakaan dengan 23 orang tewas dan 101 orang mengalami luka parah. Jumlah korban yang tewas ada kemungkinan bertambah karena dari berbagai kejadian, korban luka parah jika tidak tertolong bisa tewas. Biasanya korban yang tewas setelah dirawat ini tidak tercatat di angka korban kecelakaan milik polisi. ”Sebagian besar korban yang tewas adalah pengendara motor,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara Komisaris Irvan Prawira Satya, Selasa lalu.

Angka 99 kasus kecelakaan ini jauh melampaui angka kecelakaan yang biasa terjadi. ”Rata-rata dalam sebulan di wilayah Jakarta Utara terjadi 50 kasus kecelakaan dengan 12 orang meninggal dunia. Namun, pada Agustus melonjak dua kali lipat,” kata Irvan.

Menurut Irvan, angka tersebut bisa meningkat drastis selama Agustus karena musim liburan dan bulan puasa. Euforia membuat kehati-hatian pengendara semakin menurun dan gampang terlibat kecelakaan. ”Itu yang tercatat polisi. Masih ada kemungkinan kecelakaan lain yang tak terdeteksi,” ujarnya

Lima rambu tengkorak dipasang di Jalan Lodan, Jalan Yos Sudarso, Jalan Cilincing Raya, Jalan Jembatan Tiga, dan Jalan Pegangsaan Dua.

Selain itu, petugas lalu lintas yang bertugas mengatur lalu lintas akan memakai kalung papan karton bergambar tengkorak dengan tulisan ”Jalur Rawan Kecelakaan”. Petugas juga akan memegang bendera merah dengan gambar tengkorak yang sama.

”Papan karton ini bukan hukuman bagi petugas, tetapi bagi kawasan itu. Jika angka kecelakaan di kawasan itu sudah menurun, papan karton itu akan dipindah ke kawasan yang masih mempunyai angka kecelakaan tinggi,” kata Irvan.

Sementara itu, spanduk-spanduk yang dipasang di tepi-tepi jalan bertuliskan ”Cukup Saya Jadi Korban akibat Ugal-Ugalan”, ”Hoi… Hati-hati Banyak yang Mati di Jalan Ini”, dan ”Nyawa Tak Dijual, Jangan Biarkan Mati di Aspal”.

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/09/09/06522629/Rambu.Tengkorak.Ingatkan.Pengendara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s